RSS

Kontra Intelijen dan Operasi Rahasia

09 Okt

Kontra Intelijen adalah usaha nasional untuk mencegah badan intelijen asing dan gerakan politik yang dikendalikan kekuatan serta kelompok asing, yang sering kali didukung oleh badan intelijen lainnya agar tidak melakukan infiltrasi ke dalam lembaga negara, struktur angkatan bersenjata dan departemen sipil di dalam maupun luar negeri melalui kegiatan sponiase, subversi dan sabotase. Apalagi targetnya bisa mencakup warga negara atau penduduk yang tidak memiliki afiliasi secara formal dengan pemerintah.

Kontra intelijen juga menangani tindakan terorisme apakah itu diawali di dalam maupun luar negeri. Jadi kontra intelijen melintasi batas-batas domestik dan luar negeri. Kontra intelijen terdiri dari langkah-langkah yang bersifat ofensif dan defensif. Langkah defensif dilakukan melalui pencarian informasi dan menggali informasi dari pegawai negeri sipil dan pekerja, melalui penyelidikan, pemantauan atas agen-agen yang diketahui atau dicurigai, serta kegiatan-kegiatan pengintaian untuk mendeteksi dan menetralisir kehadiran badan intelijen asing. Langkah ofensif dilakukan melalui pencocokan informasi tentang badan intelijen asing dengan modus operandinya, melalui perekrutan agen, dan memulai operasi untuk mempenetrasi, mengganggu, mengecoh dan memanipulasi badan-badan serta organisasi-organisasi terkait demi kepentingannya sendiri.

Kontra intelijen adalah bagian integral dari kesuluruhan proses intelijen yang dirancang guna memastikan apa yang dikumpulkan adalah benar, melalui evaluasi yang berkelanjutan dari sumber dan informasi yang ada. Ini berbeda dari pengumpulan intelijen dimana kontra intelijen ada untuk menghadapi suatu ancaman, apakah itu dari badan intelijen musuh atau dari kelompok non negara, sehingga sampai sekala tertentu ia bersifat reaktif. Hasil kontra intelijen pada umumnya tidak diproduksi dalam jangka pendek dan walaupun ada beberapa pengecualian penyidikan kontra intelijen tidak dapat dibatasi oleh suatu periode waktu yang ditentukan.

Karena spionase itu adalah tindak pidana, beberapa kontra intelijen akan memicu operasi penegakan hukum. Namun, menangkap mata-mata dan mengungkap kemampuan pengumpulan teknis negara asing merupakan kegiatan yang lebih rumit dari sekedar menangkap penjahat domestik dan asing. Motivasi dan sumber daya yang mendukung penjahat biasa berbeda dengan apa yang digunakan untuk mendukung badan intelijen asing. Karena itu keterampilan penyelidikan pidana seringkali tidak berfungsi dalam operasi kontra intelijen. Sebagai akibatnya, ada argumen yang kuat untuk mendukung penyatuan intelijen manusia yang ofensif dan kontra intelijen ke dalam

satu organisasi tunggal, tidak ada argumen yang meyakinkan untuk mencampurkan antara kontra intelijen dan penegakkan hukum. Apalagi bila kita kaitkan dengan pendekatan multidisipliner dalam hal pengumpulan, yakni penggunaan SIGINT dan IMINT, yang menjadi sangat penting dalam memenuhi kebutuhan kontra intelijen saat ini.

Operasi Rahasia Intelijen

Tindakan tertutup atau operasi rahasia, yang sampai batas tertentu dapat dibandingkan dengan langkah-langkah aktif yang dilakukan oleh badan-badan intelijen Soviet dan negara Pakta Warsawa lainnya, adalah tindakan yang digunakan untuk mempengaruhi kondisi dan situasi politik, militer atau ekonomi di luar negeri dimana peranan pemerintahnya sendiri diupayakan agar tidak akan terlihat atau diakui secara publik. Hal ini dapat mencakup langkah-langkah propaganda, dukungan kepada faksi politik atau militer dalan suatu negara tertentu, bantuan teknis dan logistik kepada pemerintah lain untuk menangani masalah di dalam negerinya, atau tindakan-tindakan untuk mengganggu kegiatan tersembunyi yang dapat mengancam kepentingan nasionalnya sendiri seperti terorisme, kejahatan yang terorganisir atau perdagangan narkoba.

Operasi rahasia adalah suatu pilihan sebelum melakukan tindakan militer untuk mencapai suatu tujuan yang tidak dapat dicapai hanya melalui jalur diplomasi saja. Operasi rahasia non militer kemungkinan besar tidak mempunyai alasan organisasional logis lainnya kecuali dalam pengaturan pengumpulan intelijen manusia secara rahasia. Bagaimanapun juga, kegunaan operasi rahasia adalah isu yang sering diperdebatkan. Operasi rahasia seharusnya hanya dapat dilakukan untuk mendukung tujuan kebijakan luar negeri yang jelas bila ingin dilakukan. Tindakan semacam itu harus mendukung dan menjadi tambahan kepada tindakan militer, diplomasi atau sanksi dagang.

Sementara operasi rahasia hanya menghabiskan sebagian kecil dari anggaran intelijen umumnya tiap operasi membutuhkan pengaturan dan pengawasan yang sangat besar. Masalah utamanya adalah operasi ini lebih sering menimbulkan masalah daripada memecahkannya. Jadi biaya yang timbul akibat pengungkapan dan kehilangan muka harus betul-betul diperhitungkan, dan ketika biaya politisnya sangat besar, operasi rahasia seharusnya hanya dimulai oleh suatu negara demokrasi dalam situasi-situasi yang benar-benar mendesak yakni ketika keamanan suatu negara secara langsung terancam, ketika alat-alat negara secara nyata tidak berfungsi, dan ketika dampak buruk potensial dari suatu tindakan tidak melampaui manfaat yang mungkin diperoleh.

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: